SAMBUTAN KEPALA SEKOLAH
PERIHAL KELULUSAN PESERTA DIDIK SMP MUHAMMADIYAH 14 SAMBI
PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH MANAFI’UL ‘ULUM
SAMBI BOYOLALI
TAHUN PELAJARAN 2020/2021

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Kepada Bapak/Ibu/Wali santri SMP Muhammadiyah 14 Sambi Pondok Pesantren Muhammadiyah Manafi’ul ‘Ulum Sambi, Boyolali yang kami muliakan dan kami hormati. Kepada anak-anakku santriwan santriwati yang ustadz banggakan dan ustadz cintai. Mengawali sambutan ini perkenankan kami segenap stakeholder SMP Muhammadiyah 14 Sambi kembali mengucapkan Selamat hari Raya ‘Idul Fitri 1442 H mohon maaf lahir dan batin,

تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكُمْ جَعَلَنَا اللهُ مِنَ الْعَائِدِيْنَ وَالْفَائِزِيْنَ وَأَدْخَلَنَا فِيْ زُمْرَةِ الْمُوَحِّدِيْنَ وَ عِبَادِهِ الْمُتَّقِيْنَ

“Semoga Allah menerima amal ibadah kami dan anda sekalian. Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang kembali (bertaubat kepada-Nya) dan orang-orang yang menang, serta memasukkan kita ke dalam golongan orang-orang yang bertauhid (kepada-Nya) dan hamba-hamba-Nya yang bertaqwa”

Selanjutnya kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu/Wali Santri yang telah mempercayakan putra putrinya kepada kami hingga tiga tahun ini, semoga Allah memberi kebaikan dan keberkahan kepada Bapak/Ibu/Wali Santri sekalian.

Terima kasih juga buat anak-anakku santriwan santriwati yang sungguh-sungguh dan tekun dalam menimba ilmu di Ponpes yang kita cintai dan kita banggakan.

Selama lebih kurang tiga tahun ananda sekalian menjalani proses pendidikan dan pembelajaran di Pondok Pesantren. Berbagai pengetahuan, pengalaman dan dinamika yang telah terjadi tentunya memberikan kontribusi terhadap pembentukan kejiwaan tersendiri. Harapan kita sebagai pendidik, anak-anakku benar-benar telah mengetahui jati diri yang sebenarnya entah sisi kelebihan maupun kekurangan, serta mampu bersikap dengan tepat, adil dan bijaksana, sehingga ke depan dapat meningkatkan kelebihan dan menyempurnakan kekurangan dengan penuh semangat, mandiri, dan tanggung jawab. Kami yakin bahwa anak-anakku sekalian belum mengerahkan semua kemampuan yang dimiliki dalam upaya melejitkan potensi dan menorehkan prestasi, namun kami pun yakin bahwa anak-anakku sekalian akan memompa semangat untuk lebih baik lagi di jenjang pendidikan selanjutnya hingga dapat meraih semua asa dan cita-cita dengan rahmat dan ridha Allah Ta’ala.

Pada hari ini hasil capaian belajar kalian dapat dilihat sebagai sebuah upaya dari banyak pihak secara maksimal. Andaikan belum sesuai dengan harapan kalian dan orang tua, bukanlah akhir dari segalanya. Selagi Allah masih menganugerahkan nikmat-nikmat-Nya yang melimpah dan kalian berjuang lebih dengan sungguh-sungguh, penuh kesabaran dan ketekunan, bukan hal mustahil kalian akan dapat melampaui ekspektasi diri dan ayah ibu tercinta.

Selanjutnya kami sampaikan bahwa perjuangan Bapak/Ibu/Wali Santri sebagai orang tua yang tabah dalam memeras keringat dan banting tulang dengan penuh kesabaran dan keikhlasan tak lupa doa-doa yang dipanjatkan buat anak-anak tersayang yang diharapkan tak akan Allah sia-siakan, sebab pahala yang berlimpah sudah dijanjikan dan balasan yang besar sudah disediakan.

Semoga semua yang telah kita kerjakan dicatat oleh Allah sebagai amal kebaikan, bilamana terdapat dosa dan kesalahan semoga mendapat ampunan dan penghapusan.

Kami sadar memang ananda saat ini berada pada masa pubertas yang sarat akan adanya  transisi yang sangat rawan, dimana api gejolak nafsu dan keinginan sering tak terelakkan bahkan tindakan di luar dugaan pun terkadang mengejutkan dilakukan. Hal itu tentu menjadikan kami dan Bapak/Ibu/Wali Santri sekalian merasa prihatin dan kadang sampai pada kekhawatiran berlebihan, sehingga tindakan pencegahan terpaksa dilakukan agar ketakutan itu tidak menjadi kenyataan. Bilamana kesalahan ananda tak terelakkan, sungguh berbagai nasehat dan peringatan hingga sanksi mendidik terpaksa harus diberikan. Bukan karena alasan benci dan dendam, namun lebih pada bentuk cinta dan sayang agar ananda senantiasa di jalan kebenaran dan ketaqwaan. Inilah salah satu tugas dan tanggung jawab kami sebagai pendidik meski terkadang disalahartikan, namun biarlah itu menjadi pundi-pundi amal kebaikan yang tersimpan.

Interaksi antara kami dengan Bapak/Ibu/Wali santri baik secara langsung ataupun tidak langsung biarlah menjadi penguat shilaturahmi yang telah Allah sambungrekatkan hingga kini dan nanti berkelanjutan. Bilamana sempat terjadi salah pengertian yang menimbulkan goresan luka kepedihan, mohon saling memaafkan dan mengikhlaskan, supaya tiada lagi catatan kelam yang kelak kan dimintai pertanggungjawaban.

Kelulusan ananda bukan berarti terputusnya hubungan, karena tali ukhuwah imaniyah telah Allah eratkan dan menjadi kewajiban kita untuk terus menguatkan. Biarlah kata lulus itu hanya sebagai tanda selesanya sebuah jenjang pendidikan bukan akhir sebuah ikatan.

Doakan kami bapak/ibu/wali santri, agar Allah senantiasa menganugerahkan kekuatan, ketulusan, kesabaran, keikhlasan dan keistiqamahan dalam mengemban misi dakwah melalui pendidikan. Kami pun mendoakan Bapak/Ibu/Wali Santri sekalian agar senantiasa diberi kemudahan dalam segala urusan, dilimpahkan segala rizki halalan thayyiban, diberi kekuatan dan kemampuan terbaik dalam mengemban amanah sebagai orang tua teladan.

Buat anak-anakku santriwan santriwati yang membanggakan, semoga Allah senantiasa membimbing dan menuntun kalian sehingga dapat terus berjalan di jalan kebenaran, menyingkirkan segala pengalang yang merintangi kalian dalam menuntut ilmu pengetahuan dan keagamaan, serta menjadikan kalian sebagai generasi Islam penerus perjuangan yang dapat diandalkan dan dibanggakan.

Pesan kami, anak-anakku santriwan santriwati, bahwa ruh santri itu ada pada diri kalian yang tidak lenyap karena sebab kelulusan. Janganlah karena kesenangan sesaat yang menipu, memperdaya dan menyilaukan menjadikanmu lupa akan jati diri sebagai seorang yang beriman. Tak pantas tentunya karena kelulusan ini kalian terjerumus dalam kubangan kemaksiatan ataupun hanya sekedar hura-hura kecil-kecilan. Kalian telah memahami kebaikan dan keburukan, kemashlahatan dan kemafsadatan. Kalian pun telah mengerti harus bagaimana kalian bertindak atas dasar keimanan dan ketaqwaan. Untuk itu cukuplah rasa syukur kepada Allah menyibukkan kalian dengan amalan yang penuh kemanfaatan jauh dari kemadharatan. Semoga Allah menguatkan hati kalian untuk selalu senang dengan kebenaran dan benci dengan kebathilan.

Demikian sepatah dua patah kata sambutan yang kami berikan, kurang dan lebihnya dalam merangkai kata mohon dimaafkan, pun hal-hal yang menyinggung hati dan perasaan mohon diikhlaskan. Semoga Allah senantiasa menumbuhkembangkan dalam hati kita nikmat keimanan, menjadikannya pendorong bertindak dalam tiap langkah kehidupan, hingga mengumpulkan kita kelak ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang bertaqwa di syurga penuh keabadian.

اللهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا. اللهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ رِضَاكَ وَالْجَنَّةَ وَنَعُوْذُبِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ

والسلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Sambi, 22 Syawwal 1441 H/ 4 Juni 2020 H
Kepala Sekolah

           Nur Rokhim, S.Pd.I
NIP.-

 

 

Isi formulir tanggapan :

KLIK DISINI

Setelah isi formulir bisa meminta Token untuk melihat pengumuman kepada team 9

Waktu
Juni 2021
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
whatsapp
whatsapp